Pilih Bahasa :

USA France

Custom Search

Rabu, 21 November 2007

Depdiknas Bakal borong Komputer 1 Trilyun

Posted by rudihd on November 15, 2007

Ardhi Suryadhi - detikinet

Denpasar
- Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) pada 2008 akan membeli
komputer dalam jumlah besar untuk disalurkan ke sekolah-sekolah di
Indonesia. Dana yang dianggarkan bahkan mencapai Rp 1 triliun.

Kepala Pustekom Depdiknas Lilik Gani mengatakan, dari jumlah Rp 1
triliun tersebut, Rp 500 miliar di antaranya dianggarkan untuk SMA dan
SMK sedangkan Rp 500 miliar sisanya untuk SMP.

“Dana tersebut digunakan untuk membuat pusat sumber belajar (PSB) atau
semacam lab komputer di sekolah,” ujarnya, kepada beberapa wartawan di
sela-sela acara ISODEL 2007 yang berlangsung di Hotel Kartika Plaza
Discovery, Denpasar, Bali, Rabu (15/11/2007) .

Sementara untuk penyaluran, lanjut Lilik, akan dilakukan dengan strategi top down.
Artinya untuk sekolah-sekolah yang siap akan menjadi prioritas untuk
disalurkan perangkat ini. Sedangkan bagi sekolah yang jauh tertinggal
akan dipersiapkan terlebih dahulu, mulai dari segi infrastruktur dan
lainnya. Hal ini dilakukan agar komputer-komputer tersebut tidak
mubazir.

“Misalnya untuk di Indonesia bagian Timur, kita tidak mungkin
memberikan komputer kalau infrastruktur dan jaringannya tidak kita
bangun. Sehingga biar tidak menjadi garbage (sampah-red) , makanya nanti ada Palapa Ring untuk penyediaan infrastruktur, ” jelasnya.

Program PSB ini sekaligus untuk mengejar target perbandingan antara
jumlah komputer dengan jumlah penduduk Indonesia menjadi 1:20,
sedangkan saat ini perbandingannya masih sebesar 1:50. “Untuk 1 set lab PSB diperkirakan bakal menghabiskan dana sekitar Rp
120 juta dengan memiliki 20 komputer di dalamnya,” imbuh Lilik.

Sementara itu dari data yang dimiliki Depdiknas, tercatat bahwa 70% SMK
di Indonesia sudah memiliki laboratorium komputer sendiri, untuk SMA
30%, sedangkan SMP 20%. “Sedangkan untuk perguruan tinggi tidak dibantu
karena mereka telah swasembada dan mandiri, namun untuk perguruan
tinggi negeri semuanya sudah memiliki lab komputer,” tandasnya.
( ash / wsh )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isikan komentar dengan kritik saran yang konstruktif!